Upacara Adat Labuhan Merapi

Jumat, 28 April 2017 dilaksanakan prosesi Labuhan Merapi yang dihadiri sekitar 100 warga, dan setidaknya 20 abdi dalem Kraton yang ikut serta mengarak uba rampe hingga ke Pendakian Pos 1 Srimanganti. Uba rampe yang diarak berupa sinjang limar satu lembar, sinjang cangkring satu lembar, semekan gadhung melati satu lembar, paningset udaraga satu lembar, kambil watangan satu biji, seswangen 10 biji, seloratus lisah konyoh satu buntal, yotro tindih dua amplop, destar doromuluk satu lembar.

Labuhan Merapi tahun ini merupakan labuhan alit, tahapannyapun masih sama dengan tahun sebelumnya. Para abdi dalem Kraton Yogyakarta menyerahkan uba rampe Gunung Merapi kepada juru kunci Gunung Merapi, Mas Kliwon Suraksohargo.

Labuhan Merapi ini merupakan kegiatan rutin tahunan setiap 30 Rajab (kalender jawa) dalam rangka memperingati Jumenengan Dalem atau naik tahta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Labuhan Merapi dilakukan dengan tujuan memohon perlindungan dan keselamatan untuk warga lereng Merapi serta masyarakat Yogyakarta pada umumnya.

Writer : Deva Bunga Madarayu