Ternyata Ini Alasannya, Kenapa Jogja Identik Dengan Yang Manis-Manis

Kalian yang sudah pernah ke Jogja dan Jawa Tengah untuk berwisata, pasti sudah pernah mencoba kulinernya dong? Gimana rasanya? Benar sekali, rasanya indentik dengan yang manis-manis. Makanan khas daerah Jogja sendiri, yang kita kenal Gudeg, itu juga rasanya manis. Mau nyoba teh, juga rasanya manis.

Nah ngomongin teh nih, Jawa Tengah dan Jawa Barat punya berbedaan lho. Coba kunjungi salah satu rumah makan di Jawa Barat dan minta segelas teh hangat, maka kalian akan diberikan teh hangat tawar. Justru sebaliknya, kalau kalian masuk kesebuah warung makan di Jawa Tengah dan meminta segelas teh hangat, maka kalian akan diberikan segelas teh hangat manis. Itu berbedaannya, jadi kalau ke Jawa Barat mintanya harus jelas ya, teh manis hangat, baru deh kalian dikasih yang manis hehehe

Ada alasannya lho kenapa Jogja dan Jawa Tengah itu identik banget dengan yang manis-manis. Zaman dulu nih, waktu masih penjajahan. Jawa Tengah sampai Jawa Timur rata-rata penghasilan terbesarnya dari tebu, sampai-sampai mereka sempat mengalami kelaparan karena hampir semua lahan digunakan untuk menanam tebu, sehingga masyarakat nggak bisa menanam padi. Makanya nih kenapa di Jawa Tengah dan Timur banyak banget pabrik gula. Dari itulah Scrummia, kenapa Jogja, Jawa Tengah dan Jawa Timur sangat menjunjung tinggi rasa masakannya yang manis-manis.

Setiap daerah punya kualitas dan rasa masakan yang berbeda-beda. Ini menjadi daya tarik sendiri lho bagi pencinta kuliner nusantara. Kalian sendiri sudah mencoba masakan khas Jogja belum? Rasa manisnya bikin nagih lho Scrummia.

Photo: kotajogja.com

Writer: Lola Lolita