Desa Wisata Kasongan, Mampu Menembus Pasar Gerabah Internasional!

Yogyakarta memang terkenal akan surganya wisata. Mulai dari wiata alam hingga desa wisatanya. Nah kali ini Jogja Scrummy mau ngajak kalian untuk mengenal desa wisata di Jogja yang sudah mendunia. Sebelumnya, kalian harus tahu dulu Scrummia, desa wisata itu memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari hasil perkebunan, kerajinan, hingga kebudayaan atau tradisi yang dimiliki oleh desa tersebut.

Tahu nggak sih, kalau Jogja itu punya banyak desa wisata yang menarik? Salah satu desa wisata yang menjadi sorotan publik adalah desa wisata Kasongan. Mungkin sebagian dari kalian sudah tahu, bahkan sudah pernah mengunjunginya.

Desa wisata Kasongan ini terkanal dengan hasil gerabahnya Scrummia. Menariknya dari desa ini adalah, hasil dari kerajinan tangannya sudah dikenal dunia lho. Mulai dari daratan  Asia, Eropa dan Amerika. keren banget kan? Jogja Scrummy begitu kagum dengan desa wisata satu ini.

Nama Kasongan sendiri jauh lebih terkenal dibandingkan nama desanya, yaitu Bangunjiwo. Di desa ini, dimotori oleh lebih dari 300 pengrajin, yang menyerap seribu lebih untuk tenaga kerjanya. Nggak main-main Scrummia, hasil kerajinan ini dihargai hingga pasar Internasional lho. benar-benar mengagumkan.

Sedikit menginat ke sejarah tahun silam, Kasongan ini sudah digerakkan sejak tahun 1930-an, hingga kini semakin berkembang. Kalau kalian ingat, Jogja pernah dilanda gempa pada tahun 2006, yang memporak-porandakan beberapa daerah Jogja, termasuk bantul yang paling parah. Nah sejak bencana tersebut, Kasongan sempat tutup sesaat. Namun kabar yang Jogja Scrummy dapatkan, grafik penjualan gerabah kasongan terus melambung. Diketahui, pada tahun 2007 silam, rata-rata pengiriman gerabah 100 kontainer perbulan, dan omsetnya Scrummia, Rp.7,5 milyar pertahun.

Begitulah hasil yang cukup memuaskan dari desa kasongan ini, patut didukung Scrummia. walaupun nih, gerak perekonomian sering kali mempengaruhi dinamika industri Kasongan, hal ini nggak membuat semangat mereka luntur lho. Mereka tetap semangat dan tetap menjalankan usaha seni tersebut.

Mantap deh, kita doakan, semoga Kasongan terus maju dan semakin jaya dengan hasil kesenianya ini.

Kapan ada waktu yuk kunjungi desa wisata Kasongan. Terletak di daerah pedukuhan Kajen, desa Bungunjiwo, kecamatan Kasihan, Bantul, DIY.

Ingat Jogja, Ingat Jogja Scrummy.

Photo: tirto.id

Writer: Lola Lolita