Buang Sampah Di Laut? Gak Banget!

Hay Scrummia. Ada yang suka liburan ke pantai? Pastinya ya, siapa sih yang nggak suka sama suasana pantai, hampir semua orang nih memimpikan liburan di pantai, dengan pasirnya yang bersih, berenang di air yang jernih dan bisa melihat biota laut. Waaah seneng ya membayangkannya.

Tapi tahu nggak sih Scrummia, pantai jadi terlihat tidak menarik lagi ketika dipenuhi banyak sampah. Terutama sampah plastik nih. Benar-benar pemandangan yang tidak lazim lho Scrummia, ini namanya pengrusakan terhadap lingkungan. Selain merusak pemandangan laut dan pantai, sampah juga memberikan dampak negatif bagi kehidupan laut Scrummia. Misalnya nih, satwa laut bisa terjerat sampah yang bertebaran di laut, ruang gerak meraka jadi terganggu Scrummia. Kasihan kan, mereka kan ingin bergerak dengan bebas juga Scrummia. Belum lagi nih, satwa laut mati akibat memakan sampah, mereka mengira itu makanan. Kita telah membunuh satwa-satwa laut yang tidak tahu apa-apa lho Scrummia.

Sampah yang betebaran di lautpun, mampu memperkeruh kejernihan air laut. Sampah-sampah yang dibuang ke laut itu beragam, dan bahan-bahannya mengandung bahan kimia, sehingga dapat menyebarkan racun ke air laut. Duuuh, serem ya. Kalau kaya gini akan berdampak juga bagi manusia. Kita akan mudah terkena penyakit saat kita melakukan kegiatan di pantai seperi olah raga selancar atau menyelam.

Buat siapapun nih, kemana pun kalian pergi jangan meninggalkan sampah ya. Apa lagi menginggalkannya nggak pada tempatnya. Slogan buanglah sampah pada tempatnya itu harus dipatuhi Scrummia, agar lingkungan kita tetap terjaga. Sebagai masyarakat yang baik, wajib bagi kita semua menjaga lingkungan kita. Karena dengan menjaga alam, sama halnya kita, dengan menjaga masa depan. Setuju nggak nih? Hehe

Yang suka buang sampah di laut, udah ya jangan lagi. Yuk sama-sama kita jaga lingkungan kita. Dengan tidak membuang sampah ke laut, itu tandanya kita sudah menyelamatkan ekosistem laut.

Writer: Lola Lolita